Warga Inisiasi Badan Usaha Milik RT

Warga Lempuyang kini memiliki Badan Usaha Milik RT (BUMRET) yang dikelola untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Pemerintah Desa pun mendorong pembentukan Perdes sebagai payung hukum BUMRET.

Kepala Desa Lempuyang, Ahmad Ulil Albab mengungkapkan ide ini berawal dari semangat pembentukan koperasi ditingkat RT. Pemdes menerbitkan SK Kepala Desa tentang hak penggunaan lahan tanggul sebagai Lahan Pembibitan Tanaman Pangan (LPTP) Tahun 2018.

Tomat Ijo Siap Panen

“Dari situ, ide berkembang menjadi BUMRET yang dikelola masing-masing RT dengan anggota puluhan kepala keluarga (KK),” kata Ulil usai rapat pembahasan raperdes BUMRET di ruang rapat Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Lempuyang, Sabtu (10/11/2018).

Ulil mencontohkan usaha yang bisa dilakukan BUMRET kelak, dengan mengkolektif salah satu kebutuhan pokok sebuah rumah tangga seperti sayuran.

“Dari situ, Pemdes akan memotong jalur ditribusi dan memotong jalur di titik hulu dengan meminta BUMRET agar bisa menyediakan kebutuhan sayur di salah satu RT sehingga akan memotong ongkos produksi,” ungkapnya.

Cabai Siap panen

Bagaimana dengan modal awal BUMRET? Ulil menegaskan Pemdes tidak akan ikut campur tangan dengan memberikan bantuan modal.

“Jadi modal bisa didapatkan dari iuran warga tingkat RT, yang diakhir tahun bisa dibagikan sisa hasil usaha yang bisa digunakan untuk kebutuhan perkampungan seperti bayar listrik satu RT, nah tugas kita menghubungi PLN untuk berkoordinasi dengan RT,” tegas Ulil.

Dia berharap BUMRET yang digagas bersama BPD Lempuyang bisa disetujui Raperdes BUMRET yang saat ini dibahas Badan Pembentukan Perdes BPD Lempuyang.

Tanaman Serai Siap Panen

Sementara Ahmad Nuruddin yang juga Ketua BPD Lempuyang menegaskan, ide yang digagas bersama Kepala Desa Lempuyang tidak akan memaksa seluruh RT di Lempuyang yang berjumlah sekitar 12 RT, untuk mempunyai BUMRET.

“Kan tidak semua rumah tangga di tingkat RT yang membutuhkan BUMRET sehingga tidak diharuskan semua. Tujuan utama ide ini untuk meningkatkan gairah warga di bawah untuk berkoperasi atau bisa meningkatkan ekonomi di tingkat bawah,” pungkas Nuruddin.
(Admin-1)

Facebook Comments
Posted in Kabar Desa, Lingkungan, Pemerintahan, Potensi Desa, Produk Desa.

Tinggalkan Balasan