Lempuyang Ditetapkan Sebagai Desa Ramah Anak

Perjuangan mempersiapkan anak sebagai generasi berkualitas berarti membangun dan mensejahterakan kehidupan anak sedini mungkin, yang dimulai dari masa anak dalam kandungan, kemudian terlahir dan berada di dalam pengasuhan keluarga, hingga kemudian anak dewasa dan masuk ke lingkungan yang lebih besar, yakni lingkungan masyarakat. Dalam proses tumbuh kembang tersebut, anak juga memiliki kebutuhan yang harus dipenuhi agar bisa bertumbuh kembang secara optimal. Kebutuhan tersebut bukan hanya terkait kebutuhan fisik, namun juga kebutuhan sosial dan psikologis, serta lingkungan yang mendukung berkembangnya semua potensi yang dimilikinya.

Tempat Pos Bermain Anak Desa Lempuyang

“Lingkungan yang baik, akan menghasilkan anak yang baik yang selanjutnya akan berkembang menjadi insan dewasa dan berada di lingkungan yang lebih luas lagi, yaitu wilayah dan negara serta dunia. Kita tidak dapat mengharapkan adanya sumber daya manusia yang handal, jika lingkungan untuk anak tidak baik,”ungkap Kepala Desa Lempuyang, Ulil Albab, dalam acara penerimaan SK Desa Ramah Anak dari Camat Wonosalam, Selasa (29/1/2019). Untuk menciptakan lingkungan yang baik tersebut, Ulil mengatakan bahwa Desa yang dipimpinnya telah mendukung Pelaksanaan Pembangunan Keluarga dan juga kebijakan menuju Desa Ramah Anak (DRA). Tujuan kebijakan menuju DRA antara lain untuk membangun sebuah sistem pembangunan anak yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan dalam dimensi desa, sehingga percepatan pemenuhan hak-hak anak segera dapat dilakukan oleh semua pihak.

Dalam kesempatan yang sama, Ulil juga menekankan pentingnya Kampung Ramah Anak sebagai bagian dari pembangunan desa ramah anak. “Mengapa hal ini penting? Karena dewasa ini kehidupan kampung juga sangat dinamis, menghadirkan berbagai permasalahan dan tantangan dan dengan semakin terbukanya teknologi, informasi dan komunikasi yang dapat diakses oleh semua pihak, tidak terkecuali anak. Perkembangan kampung yang pesat namun kurang terencana tentu akan menambah resiko anak dalam tumbuh kembangnya,”papar Ulil. Terlebih, Ulil menambahkan, kasus-kasus trafiking, pernikahan dini eksploitasi dan berbagai masalah sosial lainnya, biasanya bermula dari kondisi kampung yang kurang kondusif bagi anak.

Fasilitas Ayunan Anak di Desa Lempuyang

“Saya sampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada Ibu Camat. Semoga SK mengenai Desa Ramah Anak ini akan mendapat tanggapan dari berbagai kalangan dan sangat diharapkan akan banyak yang dapat segera berupaya menghimpun kekuatan untuk mewujudkannya. Semua ini adalah untuk anak-anak kita, yang dalam waktu dekat, akan menggantikan kita semua untuk berperan dalam kehidupan dan pembangunan negeri kita. Berinvestasi untuk membangun anak, berarti berinvestasi untuk membangun masa depan,” tandas Ulil di akhir pembicaraannya. [Admin-1]

 

Facebook Comments
Posted in Kabar Desa, Lingkungan, Pemerintahan, Penggunaan Dana Desa, Seni dan Kebudayaan.

Tinggalkan Balasan